20 Juli 2020

Belajar dari Kisah Abu Thalib

Bismillah . . . ⁣
Pernahkah kita melakukan sesuatu bukan karena kesadaran diri kita tapi terpengaruh oleh lingkungan sekitar? ⁣
Terkadang bukan kita tak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, tapi kita melakukan sesuatu karena terpengaruh lingkungan entah itu baik ataupun buruk. Selama kita merasa hal itu membuat kita diterima oleh sebuah lingkungan ataupun terhidar dari omongan orang maka akan kita lakukan entah itu baik atupun buruk.⁣
Padahal apa yang dinilai Allah dan dicatat oleh malaikat, bukan dari apa omongan orang terhadap apa yang kita lakukan, tapi pilihan kita yang kita pilih itulah yang akan dinilai dan dicatat. Terkadang kita sadar apa yang kita lakukan salah, tapi karena ingin diterima oleh sebuah lingkungan ataupun terhindar dari komentar yang tidak mengenakkan kita memilih untuk tetap melakukannya dibanding berhenti dan memilih melakukan hal baik. ⁣
Pernahkah mendengar kisah Abu Thalib? Paman Rasulullah yang selalu membela dan melindungi Rasulullah ketika berdakwah dan dimusuhi oleh Kaum Quraisy. Sayangnya hingga akhir hayat Abu Thalib tetap memeluk agama nenek moyangnya dibanding memeluk agama yang dibawa oleh Rasulullah. Hal tersebut terjadi bukan karena Abu Thalib tidak percaya dan meyakini jika apa yang dibawa Rasulullah itu benar, tetapi terjadi karena terpengaruh oleh ucapan Abu Jahal ketika mendekati akhir hayatnya.⁣
Ketika mendekati akhir hayatnya, Rasulullah meminta Abu Thalib mengucapkan, "Laa Ilaaha ila Allah", agar di akhirat kelak Rasulullah bisa memberi wasilah kepada Abu Thalib dihadapan Allah. Tetapi Abu Jahal menghasut Abu Thalib dengan mengatakan, " Apa engkau membenci agama Abdul Muththalib?" hingga akhirnya kata terakhir yang diucapakan Abu Thalib adalah aku tetap pada agama Abdul Muththalib.⁣

Sebagai manusia mungkin wajar menginginkan hal yang kita lakukan atau katakan diterima oleh orang lain dengan baik, bukannya malah dikritik ataupun dimusuhi. Tetapi dari kisah Abu Thalib aku belajar bukan omongan atau tindakan orang lain kepada kita yang harus kita pedulikan, tapi tindakan kita apakah dengan apa yang kita lakukan itu Allah Ridha dan tercatat sebagai amal baik oleh malaikat. Jangan sampai ego ataupun gengsi membuat kita memilih melakukan hal yang akan diterima oleh orang lain tetapi tidak diridhai Allah dan tercatat sebagai amal yang buruk oleh malaikat.